Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Oktober 2010

Masjid Ground Zero Dilengkapi Kolam Renang Dan Fitnes Center

MASJID GROUND ZERO DILENGKAPI KOLAM RENANG DAN FITNES

google
google

Masih ingat tentang rencana pembangunan gedung Islamic center didekat tempat tragedy 11 September? Ya… Masjid Ground Zero namanya.

Syarif Jamal, pemilik ide pembanguanan masjid Ground Zero di Manhattan New York mengatakan bahwa masjid yang akan dibangunnya nanti akan dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, fitness club, perpustakaan dan tempat wisata kuliner.
 
Pernyataan tersebut diungkapkan syarif dalam rangka meredam pro kontra akan rencana pembangunan gedung Islamic centre di dekat tempat tragedy 11 September.
Hal ini juga merupakan reaksi atas kegagalan yang dialami cordoba centre selaku penanggung jawab pelaksanaan proyek pembanguan gedung tersebut dalam berbagai acara dialog, baik informatika, politik atau perundang-undangan.

Kegeraman Syarif juga ia perlihatkan ketika diwawancarai oleh perwakilan Asosiasi pers. Ia menjelaskan bahwa Cordoba centre merupakan pengejawantahan dari pemikiran kontemporer akan aplikasi agama dalam kehidupan masa kini, baik dari Kristen, Islam atau Yahudi. Dengan tegas ia mengatakan bahwa orang-orang yang kontra dengan ide pembanguan Islamic center ini mungkin menyangka bahwa gedung yang akan ia bangun nanti akan mempunyai menara dan kubah, sebuah banguanan yang terasa sangat asing dalam pandangan penduduk Manhattan. Ini tidak benar sama sekali. Karena gedung yang akan ia bangun adalah sebuah gedung yang selaras dengan bentuk-bentuk bangunan di sekitarnya. Bentuknya indah, menarik, bearsitektur menawan dan mungkin malah bisa dikatakan bergaya sekuler dalam tanda kutip. Gedung ini tidak akan menampakan syiar-syiar islam.

Dalam rencananya, gedung ini akan dibangun setinggi 16 lantai dengan Cuma dua lantai yang akan dijadikan masjid dan pada salah satu lantai tertinggi akan dibangun prasasti bagi korban tragedy 11 September sehingga memungkinkan pemeluk kristiani dan yahudi dapat bebas mengunjunginya.

Sandwich Terpanjang Di Dunia

Ternyata bukan bangsa kita saja yang gemar menciptakan rekor (MURI/Guinnes book) dalam hal makanan.
 
Rekor sandwich terpanjang di dunia terpecahkan setelah perusahaan Kraft bekerja sama dengan bulan sabit merah Uni Emirat Arab (Palang merah Islam) membuat sandwich dengan panjang 7662 meter di Dubai. Rekor sandwich terpanjang di dunia sebelumnya di torehkan oleh penduduk salah satu kota di Italia dengan panjang hanya 2000 meter.

Menurut Venessa Vasoco, kabag humas proyek ini mengatakan bahwa dalam pembuatannya sandwich ini menghabiskan lebih dari 1,5 ton mentega dan sayuran, yaitu dengan perincian lebih dari setengah ton mentega, 525 Kg. tomat dan 563 kg. mentimun dan minyak zaitun.
Sandwich terpanjang di dunia ini memakan waktu kurang lebih lima jam dalam pengerjaanya dengan dikerjakan oleh 200 tenaga kerja. Terhitung 10.000 potong sandwich tersaji dalam proyek ini. Setelah selesai, sandwich ini dibagikan kepada para pekerja dan orang-orang yang membutuhkan.

Direktur pelaksana perusahan Kraft mengatakan bahwa proyek ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam penaggulangan kelaparan di dunia.

Ahram
sandwich terpanjang di dunia Sumber:Ahram

Denmark Minta Maaf Atas Karikatur Nabi Muhammad Saw

Al Ustadz Dr. Ahmad Thoyib Syaikhul Azhar mengatakan bahwa pemerintah dan rakyat Denmark meminta maaf kepada kaum muslimin pada umumnya dan masyarakat Mesir pada khususnya atas perbuatan salah satu warganya yang membuat karikatur nabi Muhammad yang menimbulkan ketegangan dan keresahan umat islam sedunia.

Dr. Ahmad Thoyib Beserta menlu Denmark
Dr. Ahmad Thoyib Beserta menlu Denmark

Hal itu disampaiakan Dr. Ahmad Thoyib (13/10) dalam jumpa pers setelah menerima mentri luar negri Denmark dalam lawatannya untuk menjalin hubungan baik dengan umat islam yang sempat renggang karena kasus karikatur nabi yang nyata-nyata telah melecehkan panutan umat islam sedunia

Dalam pertemuan yang dilangsungkan di Masyikhoh itu Grand Azhar juga meminta kepada pemerintah Denmark agar memberi pengarahan warganya untuk tidak lagi berbuat hal-hal yang berbau SARA, serta bersama-sama mengamalakan peraturan uni Eropa yang menyangkut tenggang rasa dan saling menghormati antar uamt beragama.

Nenek Termuda Berusia 19 Tahun

Di saat saya membaca penjelasan tentang hukum-hukum* yang berkaitan dengan haid, nifas dan istihadhoh saya menemukan beberapa hal yang langka tapi nyata dan mungkin kalau terjadi pada saat ini dapat di masukan ke Guinnes book of record. Hal itu adalah

# Kejadian yang terjadi di kota Lima ibu kota dari Negara Peru, yaitu terjadinya haid pada bocah berusia empat tahun dan kemudian disusul dengan kehamilan pada umur lima tahun. Tapi kayaknya kabar ini juga pernah saya dengar sebelumnya, hanya tidak ingat kapan waktunya.

# Usia nenek termuda. Pertama:Disandang oleh seorang perempuan dari kota Shan’a Yaman. Yaitu berusia 21 tahun**. Kemudian rekor tersebut dipecahkan oleh anak dari Abu Mu’thi Al Balkhy yang menjadi nenek dalam usia 19 tahun.***
—-
*.Dr. Mishbah Al Mutawally
**. Perkataan Imam Syafi’I  Al Majmu’ Juz 2 Hal. 386. Karya Imam Nawawi, wft. 676 H.
***. Al Mughny Juz 9 Hal. 93-94

Saya sudah berusaha mengecek pada referensinya secara langsung. Tapi sayang antara buku yang saya punya dan buku penulis beda cetakan. Jadi saya tidak menemukannya.

The Karate Kid

Sebenarnya saya bukan pengamat film. Hanya saja ketika melihat film The Karate Kid yang dibintangi oleh Jacky Chan (Mr. Han) dan Jaden Smith (Dre Parker) saya kok ingin sedikit menuliskan catatan singkat tentangnya.

Dre parker
Dre parker

Film ini bercerita tentang seorang anak (Dre Parker) dan ibunya yang harus meninggalkan kota kelahirannya di Detroit Amerika dikarenakan keadaan ekonomi yang tidak mendukung sepeninggal ayahnya. Tempat baru yang hendak dituju adalah Beijing China.

Sebenarnya Dre kurang setuju dengan pilihan ibunya. Dia menganggap bahwa China merupakan Negara tua yang usang. Tidak ada hal menarik di dalamnya. Apalagi setelah sampai di rumah barunya. Dia shok..

Dre yang asli orang Amrik sangat cepat mendapatkan teman. Belum satu hari berada di Beijing dia sudah berani keluar rumah dan bergaul dengan lingkungannya. Saat itulah ia dibuat kagum oleh seorang kakek-kakek yang bermain tennis meja dengan kekuatan super. Setelah itu Dre disuruh berkenalan dengan seorang gadis cantik pemain biola oleh temannya. Temannya bertaruh jika dapat membuat gadis itu berbicara maka ia akan sangat salut. Karena dari kesehariannya gadis kecil pemain biola itu biasanya hanya berdiam diri di bangku taman dengan ditemani biola kesayangannya. Disinilah cerita menarik dari film ini di mulai. Ketika sedang mulai ngobrol dengan gadis cilik yang bernama Mei Ling itu ada teman laki-laki Mei Ling yang rese dan menggangunya. Tak pelak pertengkaran pun tak bisa di hindari dan baku hantam juga tak dapat dielakan. Dre kalah telak dan menderita memar-memar di bagian wajah.
Rasa malu membuatnya ingin sekali mempelajari bela diri. Kebetulan ada acara pelatihan kungfu di televisi. Kesempatan ini tidak disia-siakan. Ia melatih diri didepan televisi. Dan pada suatu hari ia berhasil menemukan tempat pelatihan kungfu. Ia kagum dengan keseriusan anak-anak yang sedang belajar kungfu, sehingga ada niat untuk ikut bergabung. Akan tetapi sebelum ia ikut bergabung dilihatnya anak yang menonjoknya tempo hari bersama gerombolannya sedang berlatih juga di situ. Ahirnya niatan untuk belajar di situ ia urungkan. 

anak-anak berlatih kungfu
anak-anak berlatih kungfu

Perasaan sakit hati pada diri Dre karena kejadian tempo hari tidak dapat ia bendung lagi. Ia berkeinginan untuk membalasnya. Kesempatan itu ia dapatkan tatakala si penonjok (Cheng Wu Ping) sedang pamer keahlian kungfu di hadapan teman-temannya di pinggir jalan dengan melempar air comberan ke arahnya. Cheng dan teman-temannya basah kuyup dan mati-matian mengejarnya. Setelah acara kejar-kejaran berlangsung cukup lama dengan melewati atap rumah penduduk dan lorong-lorong sempit diantara pemukiman penduduk, akhirnya Dre terpojok pada sebuah halaman rumah seseorang. Sebenarnya Dre sudah berusaha agar tidak terkejar oleh gerombolan Cheng dengan menggembok pintu gerbang. Akan tetapi Cheng dapat melalui tembok pembatas dengan cara lompat setengah terbang.akhirnya Dia di hajar habis-habisan. Sampai ia tidak bisa bangun lagi. Pada saat itulah pertolongan datang dengan tiba-tiba. Mr. Han (Jacky Chan) yang berprofesi sebagai tukang reparasi alat-alat elektronik dan tidak disangka mempunyai keahlian beladiri dapat mengalahkan bocah-bocah yang mengejar Dre yang berjumlah 6 anak.

Cerita berlanjut ke arah tujuan pembuatan film sebenarnya –menurut pengamatan saya tentunya- yaitu pengenalan kebudayaan china dan promosi beberapa obyek wisata yang ada disana.

pintu istana terlarang
pintu istana terlarang

Setelah dihajar habis-habisan oleh Cheng dan gerombolannya yang merupakan anggota dari pusat latihan kungfu Fighting Dragon, Dre di bawa ke rumah Mr. Han untuk mendapatkan perawatan. Mr. Han mengobati Dre dengan cara yang unik, yaitu dengan metode Cho-Fa. Sebuah pengobatan kuno China untuk mengobati memar-memar di badan dengan cara membekamnya dengan media api. Dre sangat takjub dengan pengobatan Mr. Han yang baru kali ini ia lihat. Ajaib, seluruh memar dan sakit yang ada di badan seketika langsung hilang. Dre menanyakan bagaimana Mr. Han mendapatkan ilmu pengobatan tersebut dan juga menanyakan tentang keahlian kungfunya. Ia ingin belajar kungfu darinya.

di atas tembok china
di atas tembok china

Disinilah pengenalan budaya china dan promosi wisata dilancarkan. Dalam tahap pembelajaran kungfu Mr. Han kepada Dre banyak sekali potensi wisata dan budaya yang ditampilkan. Diantaranya adalah: Pertama dengan mengenalkan seni beladiri kungfu dan nilai-nilai luhurnya seperti yang biasa kita lihat pada filim-film kungfu yang lain. Kedua mempromosikan salah satu peninggalan kerajaan China di masa lalu, yaitu Kerajaan terlarang melalui paket wisata yang Dre ikuti. Ketiga mengenalkan adanya festival budaya tahunan di Beijing dengan nama Shi Shi Festival. Ke empat mempromosikan keindahan alam pegunungan di China dalam tahap pembelajaran Chi kepada Dre. Dan ke lima adalah promosi Tembok besar china, juga pengambilan gambarnya berkenaan dengan latihan kungfu. Serta tak kalah menariknya adalah kebiasaan masyarakat China yang gemar akan olah raga serta berusaha menunjukan kepada dunia akan superioritas mereka dalam bidang bulu tangkis dan tennis meja seperti yang tergambar dalam permainan anak-anak di China sampai kepada permainan kakek-kakek.

Setelah Dre berlatih dengan serius, tahap selanjutnya adalah pertandingan Dre yang dilakukan pada pagelaran festival beladiri China yang di ikuti oleh perguruan-perguruan kungfu terkenal dari berbagai daerah. Pertandingan ini merupakan sebuah pemenuhan janji kepada Cheng dan kawan-kawanya tatkala dulu ia dibawa oleh Mr. Han dengan tujuan untuk berdamai dengan perguruan Fighting Dragon, akan tetapi ketua perguruan menolak dan dapat memafkannya bila salah satu dari keduanya bertarung dengannya atau murid-muridnya. Pertarungan ketika itu ditolak oleh Jacky Chan dan dia berjanji akan mempertemukan Dre dengan murid-murid perguruan Fighting Dragon dalam Festival yang akan datang.

Singkat cerita, setelah melalui babak perdelapan final, Dre bertemu dengan anak-anak perguruan Fighting Dragon. Pada babak perempat final dia berhasil mengalahkannya dengan mudah. Musuh yang dihadapi pada babak semi final juga dari perguruan yang sama. Pada babak ini Dre mengalami cedera serius di kaki setelah mendapatkan serangan yang tidak fair dari lawannya yang mengakibatkan dirinya harus dirawat oleh dokter dan pihak lawan di diskualifikasi oleh panitia.

. Han meminta Dre untuk tidak melanjutkan pertandingan setelah pihak medis mengatakan cedera yang dialami oleh Dre cukup serius. Akan tetapi Dre berusaha meyakinkan Mr. Han kalau ia tidak bertanding melawan Cheng di Final akan membuat dirinya tidak dapat percaya diri lagi seumur hidupnya. Ia meminta kepada Mr. Han untuk melakukan pengobatan dengan tekhnik Cho-Fa lagi sperti dulu.

berlatih di gunung
berlatih di gunung

Panitia memberi waktu dua menit kepada Dre untuk melanjutkan pertandingan atau tidak. Dan kalau tidak mampu meneruskan pertandingan maka piala akan diserahkan kepada Cheng sebagai pemenang. Pada detik-detik terahir piala akan diserahkan kepada Cheng, Mr. Han berkata kepada dewan juri bahwa Dre akan bertanding. Stadion bergemuruh mendengar pengumuman mc. Dre memasuki arena dalam keadaan masih pincang. Keadaan ini membuat Cheng dengan mudah memungut poin pertama. Dre tidak mau kalah. Dia berusaha mencuri poin. Dengan tekhnik yang ia pelajari selama ini tidak terlalu sulit baginya untuk mendapatkan poin. Dua poin dia dapat dengan cara menjatuhkan Cheng dengan tendangannya dan tehnik mengunci juga dengan kakinya. Keadaan 2-1 untuk Dre. Guru Cheng sangat khawatir dengan keadan muridnya. Ia memberi instruksi agar mengincar kaki Dre yang sudah cedera. Cheng berhasil membidik kaki Dre yang sudah cedera bahkan membuatnya harus meringis menahan sakit yang luar biasa. Tapi Dre tidak menyerah. Ia berdiri dengan satu kaki dan menggunakan jurus ular kobra yang ia dapat sewaktu ia berlatih Chi di gunung tempat para biksu . Bersamaan dengan satu gerakan menghindar dari serangan Cheng, Ia berhasil mendaratkan satu tendangan salto telak di kepala Cheng. Cheng roboh. Dan kemenangan berada ditangannya.

jurus pamungkas
jurus pamungkas

####
Dari film The Karate kids kita dapat melihat bagaimana keseriusan pemerintah China untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya local tanpa harus menghindar dari kemajuan serta pengenalan tradisi, kebudayaan, dan obyek pariwisata yang dimiliki pada dunia. Hal itu tergambar dari seorang Cheng yang pintar memainkan piano dan juga giat berlatih kungfu. Mei Ling yang mahir menari ala barat, punya keahlian bermaian biola serta lancar dalam berbahasa inggris disertai kecintaannya pada budaya local. Dan terahir adalah pengenalan pengobatan China Kuno, keluhuran budi masyarakat China dan promosi pariwisata oleh Mr. Han.

Bagaimana dengan film tanah air?

Ratusan Anak Dalam Penjara Israel

Membicarakan kebrutalan, kekejaman, kebengisan, kesewenang-wenangan, dan istilah-istilah yang sejenis untuk menggambarkan tindak-tanduk amoral Israel tidak akan pernah mengenal kata habis. Entah mengapa bangsa yang satu ini tidak akan pernah nyenyak tidur kalau bangsa-bangsa tetangga tidak merasa terusik dan tertanggu, padahal kalau melihat dari nama mereka yang bermakna hamba Alloh (Is:hamba Rail:Alloh) maka sebenarnya mereka sama dengan mahluk-mahluk lain di muka bumi ini. Sama dalam hal berpotensi membuat kerusakan dan menumpahkan darah sesamanaya akan tetapi di satu sisi juga mampu untuk membuat kedamaian dan ketentraman. Dan yang kita rasakan sejauh ini, mereka hanya memposisikan dirinya pada poin pertama sama sekali jauh dari poin yang kedua. Apa mereka memang sudah digariskan untuk berbuat kerusakan dan menumpahkan darah?

Semenjak intens mengikuti pemberitaan media-media ditimur tengah baik cetak maupun elektronik, rasa-rasanya memori otakku ini tidak mampu untuk menyimpan file-file kesewenang-wenangan mahluk Alloh paling sempurna di muka bumi ini, sebagaimana klaim mereka, karena saking seringnya liputan tentang mereka. Sampai-sampai saya bingung untuk menuliskannya satu persatu. Peristiwa ini kapan terjadinya, berapa korbannya, apakah mati, cedera ringan, atau luka parah, si korban laki-laki atau perempuan, anak-anak, remaja, dewasa, atau sudah tua, apa motifnya, berapa pelakunya, di daerah mana, alat yang digunakan untuk berbuat apa saja, kapan waktunya, dan seterusnya. Campur bawur semuanya. 

Sampai ahirnya pada rabu pagi saya membaca pemberitaan di Koran Ahram dengan judul “Hari-hari anak-anak Sudan dalam penjara Israel”, mak senuuut… keinginan untuk sedikit mengoleksi catatan kebengisan kaum nabi Musa itu seakan tak dapat ditawar lagi..


Mereka tidak dapat berinterkasi dengan sesama tahanan lain, karena dalam sehari harus meringkuk dalam tahanan yang tertutup rapat selama 16 jam perhari. Mereka hanya dapat berbicara dengan teman satu blok yang terdiri dari 6 anak. Itupun dengan mendengarkan lewat celah-celah jeruji atau lobang pintu besi. Keinginan untuk dapat menghirup udara bebas dan kekangenan dengan keluarga mereka pendam dalam hati saja dan seringnya dinyatakan dengan tulisan-tulisan di dinding penjara. Rata-rata mereka menuliskan tentang kekangenan dengan sanak saudaranya, nomor telephone dan tulisan-tulisan lain dalam bahasa Inggris, salah satunya berbunyi “ERITREA SWEET BUT NO EAT”

Pada bulan Juli tahun 2009 yang berwenang di penjara itu berbaik hati mengijinkan kepada salah satu media untuk menyambangi mereka dalam penjara. Dari liputan tadi diketahui bahwa pemerintah Israel telah menyerahkan urusan anak-anak dari Sudan dan Eritria sepenuhnya kepada pihak penjara, walaupun mereka tidak terbukti melakukan pelanggaran dan tidak ditemukan bukti-bukti apapun yang bisa digunakan untuk menjerat mereka dalam tahanan. 

Dari data yang diperoleh dari pihak penjara, sedikitnya 500 anak pernah menempati penjara ini selama kurun 5 tahun dengan prosentase dalam satu tahun terdapat 100 tahanan. Dan untuk tahun ini terdapat 90 anak dengan enam anak diantaranya adalah perempuan.

Kutipan dari Al Ahram 22/9/10.
‘Adil Syahbun